Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi aktual di lokasi usulan, menilai tingkat urgensi pembangunan, serta memastikan kesesuaian antara rencana awal dengan dinamika di lapangan. Tak sekadar melihat kondisi fisik, tim juga melakukan pengukuran detail—mulai dari panjang, lebar, hingga dimensi teknis lainnya. Data ini menjadi fondasi utama untuk menentukan volume pekerjaan sekaligus menyusun dokumen teknis kegiatan.
Seluruh data yang terhimpun dari survei ini akan diolah sebagai bahan perencanaan teknis dan penyusunan estimasi anggaran yang diusulkan melalui APBKal Tahun Anggaran 2027.
Melalui proses yang terukur dan turun langsung ke lapangan ini, Kalurahan Watugajah berkomitmen menghadirkan perencanaan infrastruktur yang akurat, transparan, efektif, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar