Kamis, 02 Juli 2026

Guna Perkuat Pembangunan Desa, Pemerintah Kalurahan se-Gedangsari Timba Ilmu di Guwosari Bantul

Dalam upaya mendongkrak kualitas tata kelola dan menyusun strategi pembangunan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kapanewon Gedangsari menggelar Fasilitasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Pembangunan Kalurahan. Agenda penting ini dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026), bertempat di Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul.

​Pemilihan Kalurahan Guwosari sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai sukses menjadi salah satu percontohan dalam pengelolaan desa, sehingga diharapkan mampu memberikan inspirasi nyata bagi seluruh peserta dari Gedangsari.

​Sinergi Lintas Sektor dan Akademisi

​Acara ini dihadiri oleh jajaran penting yang mengawal jalannya roda pemerintahan di tingkat akar rumput. Mulai dari unsur Kapanewon Gedangsari, para Lurah, Carik, Pangripto, Ulu, hingga anggota Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) dari seluruh wilayah Kapanewon Gedangsari.

​Tidak tanggung-tanggung, guna mematangkan konsep dan teori perencanaan, bimtek ini juga menghadirkan tim akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai narasumber. Kehadiran akademisi ini memberikan sudut pandang ilmiah yang dipadukan dengan implementasi praktis di lapangan.

​Mengadopsi Praktik Baik untuk Pembangunan Partisipatif

​Fokus utama dari bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur kalurahan agar mampu menyusun perencanaan pembangunan yang tidak hanya efektif dan selaras dengan kebijakan daerah, tetapi juga bersifat partisipatif—melibatkan aktif peran serta masyarakat.

​Selain mendengarkan pemaparan materi formal dan berdiskusi hangat, para peserta diajak melihat langsung "praktik baik" (best practice) yang telah berjalan di Kalurahan Guwosari. Momen ini dimanfaatkan betul oleh para Carik dan Pangripto untuk saling berbagi pengalaman terkait teknis penyusunan dokumen perencanaan yang transparan dan akuntabel.

​"Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan kita. Melalui kolaborasi antar-kalurahan, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dan program yang direncanakan benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil warga," ujar salah satu perwakilan peserta di sela-sela acara.

​Harapan Baru untuk Gedangsari

​Melalui studi tiru dan pembekalan intensif ini, hasil dari bimtek diharapkan tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas. Pengalaman yang didapat dari Kalurahan Guwosari ditargetkan mampu menjadi referensi segar bagi pemerintah kalurahan se-Kapanewon Gedangsari untuk segera diadaptasi dan diterapkan di wilayah masing-masing.

​Dengan perencanaan yang matang, transparan, dan visioner, masyarakat Gedangsari ke depan dapat merasakan dampak pembangunan yang lebih nyata, merata, dan berkelanjutan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar