Agenda utama dalam pertemuan kali ini berfokus pada dua hal krusial, yaitu Evaluasi Kinerja (Evkin) Pendamping Desa serta pemantapan rencana studi tiru ke Kalurahan Gowasari terkait perencanaan dan pengembangan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Evaluasi Kinerja Pendamping Desa
Rapat diawali dengan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja (evkin) pendamping desa dalam mengawal administrasi, transparansi anggaran, serta pembangunan di tingkat kalurahan. Suasana koordinasi berlangsung secara intens dan partisipatif di dalam ruang kerja yang juga berfungsi sebagai pusat pelayanan administrasi. Para peserta rapat tampak memperhatikan paparan data dan dokumen yang tengah dikoordinasikan guna memastikan seluruh program pendampingan berjalan sesuai target regulasi.
Pemantapan Studi Tiru ke Gowasari
Selain evkin, poin utama yang menjadi pembahasan hangat adalah pemantapan teknis rencana pelaksanaan studi tiru ke Gowasari. Gowasari dipilih sebagai lokus tujuan karena dinilai sukses dalam mengelola perencanaan desa terintegrasi serta menghidupkan unit-unit usaha BUMDes secara mandiri dan berkelanjutan.
Koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dan menyusun instrumen apa saja yang akan dipelajari di sana, mulai dari aspek legalitas usaha, manajemen tata kelola keuangan BUMDes, hingga strategi kemitraan produk lokal. Harapannya, hasil dari studi tiru ini dapat langsung diadaptasi dan diimplementasikan untuk mendongkrak potensi ekonomi desa di wilayah Kapanewon.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara Panewu, Jawatan Praja, Jawatan Kemakmuran, dan Pendamping Desa, diharapkan tata kelola pemerintahan kalurahan semakin solid dan unit usaha BUMDes dapat berkembang menjadi motor utama kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar