Pertemuan bertajuk Fasilitasi Musyawarah Rembuk Stunting ini bukan sekadar agenda rutin di atas kertas, melainkan sebuah langkah nyata untuk menyusun strategi dan komitmen bersama demi melahirkan generasi yang sehat dan cerdas.
Membuka Ruang Dialog, Menyatukan Langkah
Acara dibuka langsung oleh Lurah Kalurahan Watugajah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa stunting adalah tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.
"Rembuk Stunting ini adalah forum musyawarah kita bersama. Di sinilah kita menyusun komitmen dan menyatukan energi agar percepatan penurunan stunting di tingkat kalurahan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran," ujarnya di hadapan para peserta.
Didampingi oleh Pendamping Desa yang bertindak sebagai fasilitator, jalannya musyawarah diarahkan untuk memetakan tujuan, mekanisme, serta hasil konkret yang diharapkan. Suasana diskusi pun mengalir dinamis namun tetap tertib.
Membedah Data dan Merumuskan Solusi
Data tersebut diperkuat oleh laporan dari Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang menyajikan hasil pendataan terbaru mengenai keluarga yang berisiko stunting. Dari akar rumput, para Kader Posyandu dan Kader KB turut memberikan masukan berharga terkait:
- Optimalisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak.
- Pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala.
- Pentingnya edukasi mendalam mengenai perencanaan keluarga yang matang.
Menariknya, pencegahan stunting di Watugajah kini ditarik jauh ke hulu. Perwakilan dari KUA Gedangsari yang turut hadir menekankan pentingnya edukasi bagi para calon pengantin. Kesiapan berkeluarga, pemahaman kesehatan reproduksi, serta kecukupan gizi sebelum menikah dinilai menjadi benteng pertama untuk mencegah stunting sejak dini.
Dukungan penuh juga mengalir dari Bamuskal, para Dukuh, tokoh masyarakat, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menyatakan siap mengawal dan menggerakkan partisipasi aktif warga di lingkungan masing-masing.
Komitmen Nyata untuk Hari Esok
Setelah melalui proses diskusi dan bedah data yang mendalam, Musyawarah Rembuk Stunting ini berhasil menelurkan empat kesepakatan besar yang menjadi landasan gerak ke depan:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar