Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Panewu Anom, Jawatan Kemakmuran Kapanewon Gedangsari, serta seluruh tim Pendamping Desa wilayah setempat.
Fokus Studi Tiru: Manajemen Perencanaan dan Eksistensi BUMDesa
Lokus yang dipilih dalam rencana studi tiru kali ini adalah Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul. Guwosari dipilih karena rekam jejaknya yang dinilai berhasil menjadi salah satu desa percontohan di DIY dalam hal kemandirian ekonomi dan tata kelola administrasi.
Ada dua materi pokok yang menjadi fokus utama dalam persiapan kunjungan ini:
- Perencanaan Pembangunan Desa: Mempelajari sistem penyusunan dokumen perencanaan yang integratif, partisipatif, serta bagaimana mensinkronisasikan program kerja agar tepat sasaran.
- Pengembangan Usaha BUMDesa: Menggali strategi pengelolaan unit usaha milik desa agar mampu tumbuh sehat, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan desa serta kesejahteraan warga.
Agenda Terdekat: Survei Lokasi Menuju Akhir Juni
Sebagai langkah awal yang konkret sebelum rombongan utama diberangkatkan, forum koordinasi menyepakati untuk melakukan survei lokasi terlebih dahulu. Survei ini bertujuan untuk mematangkan koordinasi teknis di lapangan, menyelaraskan Rundown acara, serta memastikan kesiapan pihak penerima di Kalurahan Guwosari.
Berdasarkan hasil kesepakatan rapat, agenda survei lokasi ke Kapanewon Pajangan dijadwalkan akan dilaksanakan antara hari Kamis, 25 Juni 2026 atau Jumat, 26 Juni 2026.
Jawatan Kemakmuran bersama Pendamping Desa berharap, sinergi yang matang sejak tahap perencanaan ini dapat memastikan seluruh rangkaian studi tiru berjalan lancar dan menghasilkan output berupa rencana aksi (action plan) yang dapat diterapkan secara nyata di kalurahan se-Kapanewon Gedangsari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar